Senin, 15 Desember 2014

video

Rabu, 12 November 2014


HAAAAAAAHHHHHH.......................
Akhirnya setelah lama bertengger di dunia anime, kini tibalah saatnya NARUTO mengakhiri petualangannya yang penuh liku, keren, ambisius, tantangan dan tentunya menarik abisss.....!!
Hmmm... sebenernya apa sih hal pertama yang terlintas di pikiranmu saat mendengar "ooyy naruto udah tamat lohh...!" sedih, senang, terharu ?? hahaaa.... tentunya banyak pendapat.
Saya sendiri setelah sekian lama mengikuti alur cerita naruto dari SD sampai sekarang (SMA kelas 3) tentunya kalau mendengar kabar berita tersebut sedih juga, karena petualangan naruto juga petualangan perjalanan hidupku (nggak2, cuma bercanda, hehe... -_-). Ya sedih sih, biasanya kalau di sekolah sedikit - sedikit ada pembicaraan tentang naruto, tapi... kalau naruto udah tamat ??? pembicaraan naruto juga bakal tamat, ya mungkin masih ada sih sisa - sisa tentang cerita naruto, tapi pasti cuma yang itu - itu aja. Di manga nya naruto udah tamat, tapi anime nya masih berlanjut, tapi cepat atau lambat anime naruto juga pasti bakal menyusul tamat.
Oh iya hal yang membuat aku senang mengikuti naruto itu hmm.... karakternya keren - keren, ceritanya juga bagus, NARUTO (tokoh utama) mempunyai sebuah mimpi yang ingin menjadi pemimpin dari sebuah desa, desa itu namanya KONOHAGAKURE, sedangkan pemimpinnya diberi julukan HOKAGE. Naruto ingin menjadi seorang hokage, tapi untuk mencapai mimpinya itu tidaklah mudah, karena seorang hokage haruslah mempunyai semua "ilmu" tentu ilmu disini bukanlah ilmu yang sehari - hari kita cari, tapi ilmu disini merujuk ke kemampuan ninja, karena memang anime naruto ialah sebuah kisah ninja. Naahh berbagai perjalanan hidup yang penuh rintangan telah dilewati naruto, sampai pada akhirnya terwujudlah impian naruto selama ini, menjadi HOKAGE !!!
ini nihh karakter dari NARUTO sendiri


































Jumat, 07 November 2014

 

Dewasa ini banyak kejadian perceraian dalam rumah tangga. Banyak faktor pemicu terjadinya perceraian tersebut. Tapi kali ini saya ingin membahas faktor penyebab perceraian dalam segi materi.artinya keuangan/segala sesuatu yang berbau ekonomi dalam suatu rumah tangga. Dikatakan bahwa di salah satu kota di Indonesia dalam satu hari terdapat minimal 3 kasus perceraian!. Pihak yang menggugat perceraian juga banyak dari kalangan kaum hawa. Menurut pendapat, pemicu kasus perceraian tersebut adalah faktor keuangan dalam rumah tangga. Di dalam rumah tangga tersebut pihak wanita adalah sebagai tulang punggung keluarga sedangkan pihak laki - laki mungkin juga bekerja tetapi hasil yang diperoleh dari kedua belah pihak itupun berbeda. Akibatnya, karena pihak wanita merasa bahwa pemimpin dalam rumah tangganya belum bisa menafkahi secara nyata artinya pendapatan pihak wanita disini mungkin lebih besar daripada pendapatan yang diperoleh oleh pihak laki-laki. Dan pihak wanita merasa bahwa laki-lakinya tidak memberikan kontribusi dalam membangun perekonomian rumah tangga. Pihak wanita pun merasa kurang, dalam arti jika pendapatan suaminya lebih besar daripada pendapatan sang istri, maka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bisa menggunakan pendapatan sang suami, sedangkan pendapatan yang diperoleh sang istri bisa digunakan untuk menabung atau keperluan yang lain-lain. Pihak wanita pun merasa kesal kepada suami yang tidak bisa berbuat sebagaimana mestinya. Pihak wanita pun melayangkan surat gugatan cerai di pengadilan. 

Memang tidak bisa dipungkiri di zaman yang serba modern ini tidak cukup bila hanya mengandalkan modal cinta saja. Tetapi juga perlu adanya usaha, kemampuan, keahlian khusus dalam suatu bidang atau segala bidang. Diharapkan dengan adanya kemampuan itu manusia bisa mengembangkan pundi-pundi uang yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan hidupnya. Zaman sekarang siapa sih yang gak butuh uang ? tentu semua orang menginginkan kekayaan tentunya dengan jalan yang halal. Kepadatan penduduk yang tiap tahunnya semakin bertambah akan menjadi tantangan utama untuk menggapai apa yang kita inginkan, pendek kata, untuk memasuki dunia kerja akan persaingan akan semakin ketat. Dengan persaingan yang ketat tersebut kita perlu adanya usaha yang besar untuk menerobosnya.
Nahh... lalu apa hubungannya usaha dengan kasus perceraian yang telah kita bahas sedikit di atas tadi ?

Perlu diketahui bahwa ada 3 hal yang telah ditentukan atau digariskan oleh ALLAH SWT di dunia ini yaitu rezeki, jodoh, dan kematian. Semuanya sudah diatur oleh ALLAH SWT sesuai dengan usaha apa yang telah kita usahakan di dunia ini.
Jodoh kita sudah ada yang mengatur atau sudah ditentukan. Tetapi bukan berarti kita tinggal diam, duduk tenang di gubuk, kita juga perlu usaha untuk mendapatkan jodoh terbaik untuk diri kita masing-masing.
Rezeki kita tidak langsung turun dari langit yang begitu banyak, tetapi rezeki kita dapat kita tentukan dengan apa-apa yang telah kita usahakan selama kita hidup di dunia ini.
Kematian, kematian juga sudah ditentukan oleh ALLAH SWT tetapi bukan berarti kalau kita terserang oleh penyakit kita tidak usaha untuk menyembuhkannya. Kita harus tetap melakukan apa yang semestinya kita lakukan.

Rezeki manusia sudah ditentukan oleh ALLAH SWT bergantung kepada usaha manusianya sendiri, jika manusia itu telah berusaha membanting tulang atau semaksimal mungkin tetapi hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang diharapkan maka manusia itu tidak boleh berputus asa, mungkin saja rezeki bukan ada pada dirinya tetapi ada pada keluarganya, rumah tangganya, istrinya, anaknya. Jadi menurut saya rezeki atas dua belah pihak yang membangun rumah tangga sudah ditentukan oleh ALLAH SWT 

Sebelum pernikahan juga ada yang namanya ta'aruf, ya ta'aruf itu seperti mengenal lebih dekat calon suami, baik yang ada di "dalam" diri maupun yg di "luar"
Dan juga apakah pihak perempuan tidak melihat terlebih dahulu "luar" dan "dalam" calon suaminya sehingga setelah ia menikah tidak ada alasan untuk menggugat cerai pihak suami karena mereka telah bersepakat untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan
Bercerai bukan solusi, lebih baik membangun bersama sampai berhasil dan percaya skenario hidup kita pastilah indah :)

 Kesimpulannya, perceraian adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh ALLAH SWT jadi marilah kita jaga tali pernikahan sampai akhir hayat.

 

Popular Posts

Clock

Pengikut

Music

Diberdayakan oleh Blogger.